HR Networking Day 2019

Cikarang, Bekasi – Salah satu dilema terbesar dalam agenda perusahaan saat ini adalah bagaimana memahami  dan mengelola tenaga kerja multigenerasi yang beragam di mana pekerja milenial saat ini lebih dominan dari berbagai segi dan berbeda dari generasi sebelumnya. Sangatlah penting bagi perusahaan untuk bertransformasi dan memahami perbedaan milenial dan milenial agar berkorelasi kuat dan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawannya.

Gaya transformasional adalah prediktor yang signifikan meningkatkan kepuasan kerja milenial, selain itu transformasi merupakan atribut ideal yang menstimulasi peningkatan intelektual dan perilaku. Di sisi lain, pertimbangan individu terbukti memiliki efek produktif dengan meningkatkan kepuasan kerja non-milenial dan menghindari gesekan yang tidak diinginkan.

Pada dasarnya, milenial mencari pemimpin yang memiliki kepercayaan terhadap kemampuan milenial, bersikap merangkul, inovatif, kreatif, berorientasi ke depan dan, yang paling penting adalah pemimpin yang juga mendorong karyawannnya selalu maju dan berkembang. Perusahaan bertanggung jawab untuk memberdayakan dan mendorong karyawan agar berhasil mencapai hasil yang terbaik.

Demikian yang disampaikan oleh CEO Redcorp Indonesia M. Alwin Maku pada saat menjadi keynote speaker di event HR Networking Day 2019 bertema ‘Strategi Manajemen SDM Generasi Milenial Pengubah Gaya Kerja‘ yang diselenggarakan oleh Pro Indo Communication di Prime Biz Hotel Cikarang, Selasa, 22 Oktober 2019.

Dalam event tahunan yang menjadi agenda rutin Pro Indo, M. Alwin Maku memberikan tips dan trik bagi perusahaan, khususnya departemen HR tentang bagaimana menghadapi pekerja milenial dalam dunia kerja. “Tentunya harus selalu ada strategi Reward & Punishment dan melakukan pendekatan persuasif terhadap karyawan milenial.” tutur Alwin.